TINJAUAN MAQASHID AL-SYARIAH TERHADAP KONSEP TAKHARUJ PERSPEKTIF WAHBAH ZUHAILY
MAQASHID AL-SYARIAH REVIEW OF THE CONCEPT OF TAKHARUJ PERSPECTIVE OF WAHBAH ZUHAILY
DOI:
https://doi.org/10.35896/alhakam.v6i1.1396Keywords:
Takharuj, Maqasid Al-Syariah, Hukum Waris Islam, Wahbah ZuhailyAbstract
Takharuj merupakan mekanisme dalam hukum waris Islam yang memungkinkan seorang ahli waris untuk melepaskan hak warisnya dengan imbalan tertentu guna mencapai penyelesaian yang damai dan menghindari perselisihan antaranggota keluarga. Dalam perspektif maqashid al-syariah, takharuj bertujuan menjaga kemaslahatan, keadilan, dan keharmonisan dalam kehidupan keluarga muslim secara menyeluruh. Artikel ini membahas konsep takharuj secara mendalam menurut pandangan Wahbah Zuhaili serta bagaimana maqashid al-syariah berperan penting dalam menjustifikasi kebolehan dan manfaatnya dalam praktik hukum Islam kontemporer. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur dari berbagai sumber-sumber utama yang relevan, termasuk kitab Al-Fiqh Al-Islami wa Adillatuhu karya Wahbah Zuhaili. Hasil penelitian menunjukkan bahwa takharuj dapat menjadi solusi yang efektif dan tepat dalam penyelesaian sengketa warisan, selama memenuhi prinsip keadilan, kesukarelaan, dan tidak bertentangan dengan ketentuan syariat Islam. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa konsep takharuj selaras dengan maqashid al-syariah dan layak diterapkan sebagai bentuk alternatif penyelesaian konflik dalam hukum waris Islam.
Downloads
References
Achmadiansyah, Diffada, dan Zaenul Mahmudi. “Penyelesaian Perkara Kewarisan Bertingkat Perspektif Maqashid Syariah.” Sakina: Journal of Family Studies 6, no. 4 (2022): 4. https://doi.org/10.18860/jfs.v7i1.2507.
Efendi. Agus, NIM: 04350072. “Pembagian Warisan Secara Kekeluargaan (Studi Terhadap Pasal 183 Kompilasi Hukum Islam).” Skripsi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, 2009. https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/2575/.
Ahmad, Yazid, Ezad Azraai Jamsari, Badlihisham Mohd Nasir, Aminudin Hehsen, Wan Zulkifli Wan Hassan, dan UKM Bangi. FLEXIBILITY OF TAKHARUJ PRINCIPLE IN SOLVING THE INHERITANCE ISSUES. t.t.
Ali, Zainuddin. Metode Penelitian Hukum. Sinar Grafika, 2021.
Al-Zuhailī, W. Al‑Fiqh al‑Islami wa Adillatuhu. Jilid 10. Gema Insani Press., 2011. https://maktabahazzaen.my.id/2021/07/02/terjemah-fiqih-islam-wa-adillatuhu/.
Arrij, Dian, dan A. Mustain Syafi’i. “Pelaksanaan Takharuj Dalam Pembagian Waris Di Desa AmbokembangKecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan.” JUSTITIA Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora 6, no. 2 (2023): 529–41. https://doi.org/10.31604/justitia.v6i2.529-541.
Darmalaksana, Wahyudin. Metodologi penelitian Hukum Islam. Sentra Publikasi Indonesia, 2022. https://digilib.uinsgd.ac.id/53402/.
Daud, Zakiul Fuady Muhammad, dan Raihanah Bt Azahari. “Menyoal Rekontruksi Maqashid Dalam Pembaharuan Hukum Kewarisan Islam.” Jurnal Ilmiah Islam Futura 18, no. 1 (2018): 1–33. https://doi.org/10.22373/jiif.v18i1.2843.
Elfia, Elfia. “Resistensi Ulama Terhadap Konsep Takharuj Dalam Fikih Hanafiyah.” Al-Istinbath: Jurnal Hukum Islam 3, no. 1 June (2018): 1 June. https://doi.org/10.29240/jhi.v3i1.420.
Hamdani, Hamdani. “Konsep Takharuj Alternatif Pembagian Warisan.” Al Hisab: Jurnal Ekonomi Syariah 1, no. 1 (2020): 1. https://doi.org/10.59755/alhisab.v1i1.65.
Hamzawi, Mohammad Adib. “Takharuj; Solusi Syar’i Pembagian Waris Secara Damai.” INOVATIF: Jurnal Penelitian Pendidikan, Agama, Dan Kebudayaan 9, no. 2 (2023): 2. https://doi.org/10.55148/inovatif.v9i2.906.
Hikmiyyah, dan Fathul Ulum. “Keadilan Substantif dalam Pembagian Waris Islam: Analisis Ketimpangan Distribusi Pra-Waris dalam Keluarga Muslim.” Al-Qadlaya : Jurnal Hukum Keluarga Islam 5, no. 01 (2025): 24–38.
Husna, Asmaul. Takharuj in the Distribution of Inheritance and Its Legal Consequences from the Compilation of Islamic Law. 1 (2022).
Ichsan, Muhammad, Erna Dewi, Nasruddin Khalil Harahap, dan Putra Halomoan Hsb. “Al-Takharuj Sebagai Modernisasi Pembagian Hukum Waris Di Indonesia.” MAQASID 13, no. 1 (2024): 1.
M.A, Dr Faisal Ananda Arfa, dan Dr Watni Marpaung M.A. Metodologi Penelitian Hukum Islam: Edisi Revisi. Prenada Media, 2018.
Madsar;, Aswanto. Keabsahan Pembagian Warisan Secara Damai Dalam Bentuk Takharuj Pada Masayarakat Kobisonta Kabupaten Maluku Tengah Ditinjau Dari Hukum Islam. Fakultas Hukum Unpatti, 2019. Ambon. //opac.fhukum.unpatti.ac.id/index.php?p=show_detail&id=7907&keywords=.
Muhibbussabry -, dan Muhammad Zein. “Konsep Dan Implikasi Pembagian Warisan Secara Damai (Al-Qismah al-Riḍā’iyyah) Di Indonesia Perspektif Hukum Islam.” Al-’`Adalah : Jurnal Syariah Dan Hukum Islam 9, no. 2 (2024): 433–54. https://doi.org/10.31538/adlh.v9i2.6047.
Naluripa, Rahayu. Perbandingan Penolakan Menjadi Ahli Waris Menurut Hukum Islam Dan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (BW). t.t.
Nilfatri, Nilfatri, Hasbi Umar, dan Abdul Hgafar. “Kaidah-Kaidah Fiqih dan Maqashid Syariah.” Jurnal Al Mujaddid Humaniora 9, no. 1 (2023): 1. https://doi.org/10.58553/jalhu.v9i1.136.
Noor, Nur Syathirah Binti Muhamad, Wan Khairul Aiman Wan Mokhtar, dan Asma Afifah Rashid. “Management and Distribution of Pusaka Property and Concepts of Munasakhat and Takharuj.” International Journal of Academic Research in Business and Social Sciences 9, no. 11 (2019): 615–22.
Sari, Yatmi Wulan. Sistem waris takhāruj menurut Syaikh Ibnu Abidin dan relevansinya dengan keadilan. t.t.
Sayyaf, R. Tanzil Fawaiq. “Mediasi Dan Sulh Sebagai Alternatif Terbaik Penyelesaian Sengketa Hukum Keluarga Islam.” Asy-Syari’ah : Jurnal Hukum Islam 9, no. 2 (2023): 180–98. https://doi.org/10.55210/assyariah.v9i2.1022.
Sony Falamsyah, S. H. I. “Implementasi Konsep Takharuj Dalam Praktik Pembagian Harta Waris (Studi Kasus Di Desa Lemahabang Kecamatan Lemah Abang Kabupaten Cirebon).” Masters, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA, 2021. https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/48991/.
Sutarinda, Alifia Nur Inayati. Penolakan Ahli Waris Terhadap Harta Warisan Berdasarkan Kompilasi Hukum Islam. 21 September 2023. https://repo-mhs.ulm.ac.id//handle/123456789/41325.











